
Rasa cinta adalah rasa yang pasti ada di setiap manusia.Ketika cinta tersebut singgah di hati manusia, semua pun menjadi terasa indah.Apalagi, ketika cinta yang laksana panah cupid itu menancap di hati kedua insan yang sedang dimabuk cinta.Setiap hari bawaan-nya kangen-kangenan melulu, dan sulit untuk dipisahkan.Layaknya lagu dangdut, aktivitas dan pekerjaan apapun pasti selalu terbayang-bayang wajah si dia.Kata-kata cinta dan rayuan gombal pun dengan mudah terlontar dari bibir sang pria, sang wanita pun menerima segala rayuan tersebut dengan hati senang dan merasa diperhatikan.Segala pengorbanan pun dilakukan untuk membina hubungan tersebut, mulai dari berkorban soal pulsa bila hubungan tersebut bersifat jarak jauh, berkorban perasaan ketika menunggu dering telpon ataupun handphone dari sang pasangan ketika koq lama banget sih nggak nelpon-nelpon, sampe berkorban rasa malu kalo diajak makan di tempat yang harganya miring karena bokek ^^; Pendek kata semua dijabanin dah kalo udah soal main cinta-cintaan
Tetapi anehnya, ketika cinta itu perlahan-lahan mulai lenyap dan memudar, alangkah mudahnya pasangan yang semula berkasih-kasihan sontak berubah menjadi pasangan saling benci ketika masalah atau hal-hal yang sepele mulai menguji cerita cinta di antara mereka.Dimulai dari perang mulut dengan mengeluarkan kata-kata saling membentak, memaki, menghina dan mengeluarkan kata-kata yang kurang etis.Dan, kalo dirasa kurang, mereka masih juga mengeluarkan pukulan-pukulan dan bentuk kekerasan lainnya untuk melampiaskan rasa kesal dan marah mereka kepada pasangan.Tak jarang buah hati yang tanpa dosa dan tak tahu apa-apa pun dijadikan sasaran.Bahkan, kata-kata cerai ataupun pisah dengan mudah diucapkan dari bibir kedua insan yang dulunya saling merindukan dan mencintai yang berharap hubungan mereka akan terbina selamanya.
Kemana rasa cinta yang dulu pernah hinggap dan bersemi di hati mereka? kemana pula rasa kangen dan cemburu yang katanya kedua rasa tersebut adalah tanda cinta kepada pasangan? kemana juga janji dan ikrar suci untuk sehidup semati hingga ajal yang memisahkan?
Apakah mereka amnesia? atau apakah mereka telah mengingkari sendiri kata-kata yang telah mereka ucapkan tersebut di jaman pacaran dulu? atau itu hanyalah cinta sesaat dalam bentuk rayuan gombal saja untuk memikat pasangan? entahlah, tanyakan saja pada rumput yang bergoyang :P
Ternyata rasa cinta dan benci itu perbedaannya hanya setipis kertas.Jika anda siap untuk mencintai, berarti anda juga harus siap untuk membenci orang yang anda cintai tersebut bila si dia tiba-tiba mengubah pikiran dan perasaannya terhadap anda