Sunday, July 8, 2007

KDE Desktop

KDE atau lazim disebut K Desktop Environment adalah Desktop Environment yang populer digunakan bagi para penggila Linux.KDE pertama kali ditemukan oleh Matthias Ettrich di tahun 1996 yang pada waktu itu masih study di Eberhard Karls University of Tubingen.Pada waktu itu, belum ada Desktop Environment yang berjalan mulus di sistem UNIX, sehingga mendorong Matthias untuk membuat Desktop Environment yang dapat diliat, dinikmati keindahannya serta mudah digunakan, seperti layaknya GUI di Windows atau Apple Mac. Setelah proyek ini dibuat, Usenet menyatakan ketertarikannya untuk membantu Matthias dan lahirlah proyek ini dengan nama KDE yang dapat berjalan di sistem UNIX.K sendiri awalnya adalah plesetan dari kata "Kool", tapi sampai sekarang makna K sendiri masih rancu atau bersifat suka-suka.
Matthias akhirnya memilih QT Toolkit untuk membangun KDE ciptaannya serta banyak programmer lainnya juga membantu Matthias dalam menyempurnakan KDE.Imbasnya, banyak software-software lahir dari proyek keroyokan ini.Tetapi, karena ada masalah karena Qt bukanlah software yang berlisensi free, banyak programmer membuat program tandingan dan bersatu di Desktop Environment lain bernama GNOME.
November 1998, akhirnya lisensi Qt berganti menjadi QPL (Q Public License).Pada saat itu juga, KDE Free Qt Foundation juga didirikan.KDE Free Qt Foundation memberi pernyataan pada Trolltech (perusahaan pembuat Qt) untuk menjadikan Qt menjadi free software dengan lisensi BSD atau kalau tidak, tidak ada software yang dihasilkan berdasar Qt selama 12 bulan.Masalah ini tidak selesai sampai disini, karena bila Qt berlisensi QPL yang bersifat tidak free, berarti bertentangan dengan GPL (General Public License) dimana software yang dilisensikan GPL harus bersifat free dan open source pada siapa saja.Akhirnya, pada November 2000, Trolltech mengalah dan membuat Qt basis Unix yang berlisensi GPL.
KDE yang berlambang K dengan roda gigi mempunyai maskot bernama Konqui yaitu seekor naga mungil hijau yang cute yang biasa muncul saat anda logout dan ketika anda membuka "about KDE".
KDE sendiri sudah merilis sebanyak 11 kali, dan versi KDE yang paling stabil adalah 3.5.7.Sekitar Oktober 2007 nanti, KDE akan merilis versi ter-mutakhirnya yaitu KDE 4 yang paling ditunggu-tunggu karena menjanjikan banyak kemudahan, kestabilan dan ke-elokan tampilan.KDE 4 sendiri akan berjalan di Qt versi 4 dan akan berjalan di banyak platform baik itu di Linux, Windows dan Apple Mac.
Aplikasi-aplikasi terkenal yang berbasis KDE antara lain Amarok, Kaffeine, KOffice, Kate, Konqueror, K3B dan banyak lagi.Banyak distro terkemuka Linux yang memakai KDE sebagai Desktop Environment default-nya seperti OpenSUSE, PCLinuxOS, Mepis, Mandriva dan lain-lain.Sampai sekarang, KDE dan GNOME masih bersaing sehat dalam memperebutkan hati para penggila Linux.

2 comments:

Agam said...

btw kool itu apa ya?
Apa nama sayuran itu :p
hehehe...
Linux emang keren. Tapi Mac Lebih keren :)

Toim The Shinigami said...

prtama-tama, kool adalah plesetan dari cool yang artinya keren.Kedua, emang Mac bisa tampil bagus karena dia punya dana yang berlimpah, karena emang harganya mahal dan tentunya (harusnya) diimbangi tampilan yang maknyuzz donk...