Monday, February 25, 2008

Premier League Yang (Mulai) Kejam



Entah kenapa aq berpikir Liga Inggris sekarang makin mengerikan.Setelah kemarin melihat koran atas aksi tekel tak ber-perikemanusiaan pemain Birmingham, Martin Taylor terhadap pemain Arsenal, Eduardo, aq pun penasaran mencari foto-foto atau pun video mengenai kejadian tersebut.Dan ternyata, sungguh, tekling tersebut sangat horror dan tak pantas untuk dilakukan oleh pemain pro, apalagi pemain itu berasal dari liga akbar sekelas Liga Inggris.Bahkan, televisi Inggris yang menyiarkan pertandingan tersebut enggan untuk melakukan replay atas kejadian tersebut, saking kejam dan brutalnya.Entah apa yang terlintas di benak Martin Taylor sehingga melakukan tekel mengerikan tersebut kepada Eduardo.Bahkan, manajer Arsenal, Arsene Wenger murka dan mengatakan bahwa Martin Taylor emang tak pantas bermain sepakbola! Akibatnya, tentu saja ini merupakan kerugian besar bagi Arsenal yang masih menjalani partai-partai berat di Premier League maupun di Liga Champions.Eduardo sendiri harus menjalani perawatan intensif dan operasi serta hampir pasti absen ketika harus membela negaranya, Kroasia di Piala Eropa 2008.
Memori-ku langsung flash back ketika Arsenal versus klub West Ham.Waktu itu, terjadi juga tekel keras menjurus brutal yang menimpa pemain Arsenal juga, yaitu Aliaksandr Hleb.Bahkan, aq pun tak mungkin lupa atas aksi gila pemain Reading, Stephen Hunt yang mendaratkan dengkul-nya dengan mulus ke kepala kiper Chelsea, Petr Cech hingga pingsan dan nyaris koma.
Aq pun mulai bertanya-tanya, apa iya harus bermain sedemikian keras untuk menghentikan permainan cantik dan indah ala tim-tim besar di Liga Inggris? Mungkin-kah itu hanya sekedar taktik psy war untuk menakut-nakuti atau emang itu strategi yang diterapkan klub-klub kecil untuk menghentikan laju tim-tim besar di Inggris?
Untuk mencapai kemenangan emang sangat sulit dan harus menjalani jalan yang terjal.Apalagi, bila itu dilakoni oleh klub kecil ketika melawan klub besar.Tapi, tentunya harus melalui jalan-jalan sportivitas dan fair play.Permainan keras pun sah-sah saja dijalankan untuk mengimbangi permainan cantik dan menawan, tapi kalo udah menjurus kejam dan brutal, haruslah ditinggalkan.
Semoga saja kejadian ini tidak terjadi di liga manapun dan menjadi yang terakhir di dunia sepakbola.Untuk Eduardo, semoga anda cepat sembuh dan karir sepakbola anda tidak tamat akibat tekel tersebut.

8 comments:

Rosyidi said...

no komen deh kalo soal bola. Aku gak paham.

ToimToim said...

Mmm..klo mau tau lengkapnya, baca aja suplemen olahraga jawa pos selasa 26 februari :D

mbahsangkil said...

ingat-ingat kalo maen bola musti hati-hati, jgn sembrono ya cucu ku

tehaha said...

solidaritas untuk dudu...
semoga dia bisa cepat kembali..!!
belakangan, saya takjub dengan sikap ksatria dudu, memaafkan taylor bukanlah hal yang mudah, namun dudu berjiwa besar dengan memaafkan tindakan konyol taylor..
eniwei, lam kenal ya mas..

ToimToim said...

@mbah sangkil
inggih mbah.Kulo slalu ati2 koq.Opo malih klo dulin bal2-an

@tehaha
emang sikap memaafkan adalah sikap mulia.Tp gak tau jg, apa dia mau maapin klo kaki-nya gak bs diajak maen bola lagi?
Lam kenal jg buat mbak/ms tehaha :D

Juminten said...

huhuhu... ga terlalu ngikutin bola.
paling cuma pas piala dunia. :P
kalo Liga Inggris, ga pernah ngikutin. :(

ridu said...

PSSI apa kabar yah??

ToimToim said...

@juminten
Mangkanya ikutin dong, Jum.Kalo punya pacar seneng maen bola, pasti dia makin sayang deh ama kmu :D

@Ridu
Wehehehe, gak tau tuh.Masih ribut sendiri ngurusin pak ketua umum yg dipenjara